Sabtu, 25 Februari 2017

Tembok di Pantai Wisata Gedambaan Sarangtiung Ambruk, Ini Penyebabnya



KOTABARU - Beberapa hari terakhir hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Kotabaru.
Akibatnya, selain air menggenangi beberapa ruas jalan seperti di kawasan jalan veteran dan H Agus Salim, namun kondisi tersebut juga merusak fasilitas publik.
Akibat guyuran hujan terjadi dengan intensitas tinggi, membuat pagar beton di Pantai Gedambaan (Sarangtiung) menjadi hancur.
Pagar sepanjang lebih kurang 20 meter ambruk karena terjarangan air hujan yang turun dari gunung sebatung.
Apalagi posisi gunung tersebut persis berhadapan dengan dengan objek wisata.
Sekretaris yang juga Plt Kepala Dinas Pariwisata Kotabaru Khairian Anshari, saat dikonfirmasi melalui telepon selularnya tidak menampik insiden tersebut.
Khairian juga mengakui, ambruknya pagar beton akibat air yang turun dari gunung sebatung cukup deras. Sementara saluran drainase yang ada belum berfungsi optimal.
"Karena hujanya cukup deras. Hingga menghantam pagar obyek wisata pantai gedambaan. Tapi belum tahu apa sih penyebab yang pastinya," jelas Khairian, Selasa (21/2).
Oleh karena itu, untuk memastikan penyebab pasti ambruknya bangunqn yang dibangun sekitar dua tahun lalu. Pihaknya akan melakukan turun ke lapqngan sekaligus melaksanakan evaluasi.
"Akan kami evaluasi untuk mengetahui penyebabnya. Apakah mungkin pondasi bangunan yang kurang kuat," jelasnya. (*)
sumber : http://banjarmasin.tribunnews.com/

Jumat, 17 Februari 2017

Selain Cerdas Intelektual, Anak-anak Harus Juga Dibimbing Kecerdasan Spritual



KOTABARU - Berbagai cara dilakukan anggota jajaran Kepolisian Resort (Polres) Kotabaru upaya melakukan pendekatan kepada masyarakat, agar selalu melaksanakan kegiatan positif.

Seperti dilakukan jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Sampanahan, Kecamatan Sampanahan ini, sekaligus bisa menjadi inspirasi tidak kecuali bagi polsek-polsek lainnya.

Pasalnya, personel polsek sampanahan ini tak cuma aktif dalam kegiatan perpustakaan yang mereka kelola. Akan tetapi, aktif melakukan inovasi yang mengarah pada nuasa Islami.

Melalui kegiatan Taman Iqra Polsek Sampanahan melaksanakan kegiatan pengajian. Kegiatan dilaksanakan di halaman kantor PKK, Desa Gunung Batubesar, Kecamatan Sampamahan, Rabu (15/2/2017).

Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto SIK melalui Kasubag Humas Tuti Sulistyowati mengatakan, kegiatan pengajian diikuti sebanyak 30 orang santri. Terdiri daro 20 orang santri dan 10 orang santriwati.

"Maksud dan tujuan kegiatan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan para generasi muda terhadap Allah SWT. Menjadikan pribadi yang bisa menjauhkan dari pergaulan yang buruk Atau melanggar hukum. Selain menjadikan insan yang tidak hanya cerdas intelektual tapi juga cerdas spiritual," katanya.

sumber : banjarmasin.tribunnews.com

Kamis, 16 Februari 2017

Pekerjaan Kantor Bupati Terus Digenjot, Kembali Alokasikan Rp 48 Miliar

         KOTABARU - Sejak 2013 silam, pemerintah kabupaten (Pemkab) Kotabaru terus berupaya serius menyelesaikan pembangunan perkantoran di wilayah Sebelimbingan, Desa Sebelimbingan, Kecamatan Pulaulaut Utara yang berjarak lebih kurang 15 kilometer dari jantung kota yang berjuluk Bumi Saijaan ini.

       Bukti keseriusan pemerintah daerah hampir setiap tahun mengalokasikan dana bersumber dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD). Untuk tahun ini, melalui Dinas Ciptakarya dan Tata Ruang kembali dialokasikan anggaran lebih kurang Rp 48 miliar.

       Seperti diketahui rencana pemerintah daerah memindahkan perkantoran ke wilayah tersebut dilakukan secara bertahap. Untuk sekarang ini baru lima kantor yang hampir rampung dibangun. Ditargetkan paling cepat pada 2018 lima perkantoran tersebut sudah di tempati.

        Lima perkantoran tersebut antara lain adalah Sekretariat Daerah (kantor bupati), DPRD, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD), dan kantor Dinas Ciptakarya dan Tata Ruang.

       Sesuai rencana, selain lima perkantoran tersebut. Perkantoran atau kantor satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lainnya di lingkungan pemkab kotabaru juga di pindahkan ke wilayah itu.

       Kepala Dinas Ciptakarya dan Tata Ruang Akhmad Rivai melalui Kepala Bidang Ciptakarya Adi Eka mengakui, pelaksanaan pekerjaan perkantoran di sebelimbingan terus dilakukan setiap tahunnya.

       Adi menegaskan, tahun ini (2017) pihaknya kembali mengalokasikan APBD lebih kurang Rp 48 miliar. Diakui dia, pekerjaan yang hanya tahap penyempurnaan untuk anggaran tahun ini, pekerjaan difokuskan pada kantor bupati. (*)

Sumber : Banjarmasinpost

Sabtu, 11 Februari 2017

Sejarah Singkat KBMS


organisasi iniKeluarga Besar Himpunan Mahasiswa SA-IJAAN disingkat KBMS. Suatu organisasi resmi yang didirikan pada hari/tanggal : selesa/09 Juni 2015 Puku: 16.00 WITA.  Skretariat sementara KBMS berkedudukan di Asrama Putra Sebatung yang beralamat Jl. Cendana II Blok G N0.3 Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan.

 Kotabaruadalah salah satu Kabupaten tertua dikalimantan selatan yang memiliki SDA yang melimpah dibandingkan kabupaten lainnya dari hasil sektor perikanan, perkebunan apalagi batubara,selain itu pun biji besi dan Pariwisata. Kabupaten kotabaru mempunyai  3 Asrama diwilayah Banjarmasin untuk tempat tinggal mahasiswa yang kuliah atau yang menuntut ilmu di luar daerah  agar dapat keringanan biaya yaitu asrama Putra saijaan yang bertempat di jl.bina brata tepat belakang IAIN banjarmasin, asrama putri panginangan ratu kotabaru yang betempat di jl.Hasan basri komplek kidaung RT 62 A dan Rt 14 banjarmasin kode pos 70123 dan Asrama putra Sebatung bertempat di Jl. Cendana II Blok G N0.3 Banjarmasin.

Bermula dari Beasiswa tahun 2015 yang menghantarkan KBMS berdiri hingga saat ini. Dari pembicaraan yang beberapa orang sehingga membuahkan hasil organisasi resmi yang di kukuhkan oleh Pemda oleh ketua bag. Kesra di gedung paris barantai di kabupaten 31 juni 2015(tepat malam ulang tahun kab.kotabru yang ke 59).
Beberapa tahun terakhir ini Asrama Putri yang selalu diamanhi mengkoordinir penerimaan beasiswa.kemungkinann hal ini karena tidak adanya himpunan dari mahasiswa kotabaru sendiri.
pengurus Asrama putri panginagan ratu pengurus tahun 2015, awalnya membuat group sosial media berupa via BBM yang memuat hanya 50 anggota, kebetulan APPR diamanahi sebagai pengurus beasiswa di wilayah banjarmasin seperti penggumpulan berkas persyaratan dan lain-lainnya dalam beberapa tahun terakhir ini.dan di group tersebut ada salahsatu mahasiswa yang kuliah dibanjarbaru memancing pembicraan tentang himpunan mahasiswa , tren nya beberapa tahun terakhir ini bumming tentang IKMA dari kabupeten masing-masing.

Sebelum kab. Tanah bumbu lepas dari kab kotabaru mahasiswa mempunyai himpunan yang sering orang sebut (I…) yang sudah vakum sejak tahun 2006 lalu.(cukup lama bukan?) yang diketuai oleh Mr. Alex (samaran) yang berasal dari IAIN banjaramasin, kegiatan mereka meliputi safari ramdhan, sosialisasi kedaerah terpencil dan kemungkinan masih banyak lagi kegiatan mereka lainnya. Dengar cerita dari orang ke orang dan mulut kemulut Mr. alex adalah ketua Himpunan terakhir yang bertempat di Asrama Putra Saijaan, ada yang bilang beliau adalah aktifis asli dari Kotabaru, orang yang kepribadiannya sedikit cuek dengan orang yang bukan seorganisasi nya. Sempat dari pihak pengurus inti APPR menghubungibeliau untuk meminta bertemu untuk meminta baliau mmberi paling tidak dokumen himpunan yang dulu. Alasan beliau dalah sibuk kerja dan keluar kota.entah lah bagaimana kebenaran dari semuanya

Seiring nya itu sempat ada mahasiswa kotabaru ingin membuat himpunan baru tetapi ada oknum yang memang tidak setuju alasannya tidak izin oleh ketua terakhir atau seniornya pada akhirnya himpuanan gagal dibentuk dan hanya ada selisih paham antar mahasiswa.

Cerita miring lain tentang Mr.A , beliau terkenal orang politik. Orang yang yang hanya mengaku sebagai ketua himpunan mhswa kotbaru padahla dulu nama himpunan mahiswa kotbaru sempat pergantian 3 kali ketua salah satunya yang kinii menjadi salahsatu dekan di politekhnik kotbaru(lupa namanya) dan salahsatu pengurus asrma sebatung sebut saja Mr. M dan karena da salah paham yang tidak bisa di damaikan lagi . Sebenernya dulu hubungan ketiga asrama akrab saling berkomunikasi dg baik ,kenangan mereka mengadakan halalbihalal, seminar, dan buka bersama dengan kesepakatan bersama himpunan dibubsrksn dan akhirnya hubungan antar 3 asrama pecah.

 tahun 2012 dengan seiringnya waktu hubungan asrama saijaan, sebatung dan APPR mulai kembali hidup dengan adanya acara seminar, dan juga adanya acara Isra Mi’raj yang diadakan pda 16 mei 2015 di aula hasan bondan fkip, bukber dan akhirnya sampai sekarang hubungan ketiganya semkin erat silaturahminya. Pernah mengadakan Bukber 2014 dengan 250 peserta dan tahun 2015 Bukber dengan peserta 200 mhswa dikarenakn banyak yang pulkam dan sibuk final test, acara bukber selama ini diadakan di audiotrium IAIN. Pada acra isra mi’raj datang lah bapak wakil bupati kotabru pak Rudy sebagai bapak wakil bupati kotabaru, disitu kami medatngakn mahsiswa 150 mahsiswa. Kami sharing dan mengajak beliau berkunjung kesalah satu Asrama Putra Asrama sebatung salah satunya , kami meminta respon pemerintah atas inspirasi mahasiswa yang ingin membangun kembali himpuanan yang lama vakum.

Harapan dari bapak R bisa menjadi jalan kami tentang pendanaan, memberi saran atau penasehat di himpunan nantinya.kadang harapan tak sesuai kenyataan yang ada. Harapan hanya sekedar harapan belaka. Tetapi kami tak putus semangat untuk membentuk himpunan mahasiswa. Bagi kami himpunan adalah wadah inspirasi, ide-ide cemerlang untuk SDM yang lebih berkualitas membangun kabupaten lebih maju. Sistem pemerintah yang lagi rusuh membuat kami semakin seamangat. Segelintir orang-orang kotabaru lulusan S1 hanya berpikiran title mereka hnaya untuk bekerja, mencari jabatan yang tinggi dan mungkin sebagai pengusaha yang terkenal. Mereka tidak peduli dengan masyarakat , yang mana masyarakat kebanyakan minim dengan pendidikan, guna seorang sarjana bukan hanya bekerja tapi sebagai juga agen perubahan, yang care dengan lingkungan, yang mengedepankan pendidikan agar pennerus generasi memiliki SDM yang lebih berkembang untuk kab. Kotabaru. Pulang ke kampong halaman hanya mencari peluang kerja, dimana yang katanya pemuda sebagai agen perubahan.

Suatu hari datanglah kedua Mr. m dan Mr.. ke APPR bertanya apakah kami punya himpunan dan berapa anggotanya? Pengurus APPR pun menceritakan informasi yang sebenarnya. Beliau menghantarkan undangan dari pemerintah daerah, bahwasanya pemerintah akan mefasilitasi pertemuan Forum Komunikasi Himpuanan Mhaisiswa (FKHMS)  perwakilan mahisiswa yang kuliah di seluruh wilayah Indonesia.

Singkat cerita, pengurus APPR diamanahi membawa mahasiswa ke kabupaten kotabaru untuk mengdakan rapat ADRT FKHMS dengan PEMDA terutama Kesra, Disdikpora, dll. mahiswa perwakilan banjarbaru dan banjarmasi adalah:
No
Nama
Fakultas
Utusan
1.
Rahmansyah
FKIP Pendidikan KIMIA
UNLAM Banjarmasin
2
Nenti Kurnia Wati
FKIP Pendidikan KIMIA
UNLAM Banjarmasin
3
Muhammad Akbar
Perbankan Syariah
IAIN Antasari
4
Alfis Syahrin
Perbankan Syariah
IAIN Antasari
5
Roni Ari Sandi
Pertanian
UNLAM Banjarbaru
6
Muhammad Akbar
Perikanan
UNLAM Banjarbaru

Dua hari berada di kotabaru membuat kami mahasiswa antar daerah saling mengenal satu sama lain, bertukar pendapat dan sampai sat ini komunikasi kami terjalin baik. Pada pertemuan FKMHS sebagian wilayah sudah mempunyai ikatan mahasiswa ,diantara nya yang hadir adalah perwakilan dari Yogyakarta yaitu HMS Yogyakarta, Makassar IMKPS, semnatara daribandung, Jakarta, malang, banjarmasin dan banjarbaru belum memebntuk ikatan mahswa. Bermula dengan adanya pertemuaan ini kami dikukuhkan di gedung paris barantai, disana banyak pejabat-pebjabat yang hadir, termasuk bupati dan wakil bupati. Acara berlanjut dengan acara ramah tama sebagai kegiatan rutin sebelum ULTAH kab.kotabaru. kami semua merasa sebagai tamu terhormat, disambut dengan meriah dan hidangan yang lezat. Uapacara pembukaan ulangtahun kotabaru ke 65, Pagi sekitar jam 09.00 disiring laut kotabaru berjalan dengan meriah dan hikmat. Sambuatan DPRD yang membosankan harus kmai dengarkan, selebaran yang menampakkan bupati yang sangat berjasa pun haruskami baca . padahal selama ini kami meminta dana untuk kegiatan untuk mahasiswa tidak direspon dan mereka tak peduli dengan kami. 

sisi positif dalam acra ini kebersamaan masyarakat kotabru sangat Nampak, tarian yang lucu dari putara putrid daerah, bazaar besar-besaran , makan gratis dan berbagai hiburan lainnya.dipertemuaan FKHMS kami dari wilayah banjarmasin harus membuat nama untuk himpunan mahasiswa dan kami menyepakati himpunan ini bernama Keluarga Besar Mahasiswa Saijaan (KBMS).

Singkat waktu, saatnya lah kami pemilihan ketua KBMS beserta anggotanya:
Struktur Pengurus KBMS Banjarmasin

Ketua           :Muhammad Akbar
Wakil Ketua :Bagus Purnawiratama
Sekretaris   :Nenti Kurnia Wati(APPR)
Bendahara  :Alfis Syahrin(A Saijaan)
Divisi Penelitian dan Pengembangan
Ketua             : Rahmansyah (AP.Sebatung)
Anggota          : 1. Mukhtar (AP.Sebatung)
2. Fahriel Ismail (AP.Sebatung)
3. Sumiati (APPR)
4. Rusmawati(APPR)
5. Yudha (AP.Sebatung)
6. Devi Anggraini Sari(APPR)
7. Suriani (APPR)


Divisi Informasi dan Komunikasi:
Ketua              : Rahmat Hidayatullah (AP.Sebatung)
Anggota          : 1. Darma yms (AP.Sebatung)
2. Akhmad maulana 
3. Yuni Aulianita (APPR)
4. M. Muslimin Mubaraq S
5. Hairun Nisa (APPR)
6. Jufri (AP.Sebatung)

Divisi Sosial dan Masyarakat :
Ketua              : Ahmad Fauzi (AP.Sebatung)
Anggota         : 1. M. Riduan(AP.Sebatung)
2. Masruliyah (APPR)
3. Siti Noor Hatijah(APPR)
4. Selvia Ariska Devi

DivisiOrganisasi dan Kekadarisasi
Ketua            : Abid Harsono
Anggota      : 1. Reni Ernida(APPR)
                        2. Hamisah(APPR)
                        3. Mirnawati(APPR)
                        4. Irwandi (AP.Sebatung)
                        5. Harmono(AP.Sebatung)
(-) Anggota FKHMS wilayah banjarmasin adalah Intan (uniska) dan saenuriansyah (fisip)
(-) Penasehat KBMS adalah Nahri Fauzan, S.Pd ( pasca sarjana Biologi unlam)
 
VISI, MISI DAN MOTTO
Visi KBMS : menjadi wadah bagi mahasiswa-mahasiswi asal Kabupaten Kotabaru dalam menyalurkan dan mengembangkan minat, bakat, kreativitas, inovasi dan potensi diri mahasiwa dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara searah dengan Visi Misi Pemerintah Kabupaten Kotabaru.
Misi KBMS:
1.     Meningkatkan kualitas dan frekuensi silaturahmi antar mahasiswa-mahasiswi Sa-Ijaan demi terciptanya kelancaran, kenyamanan, kesuksesan.
2.     dalam belajar, berkarya danbermasyarakat.
3.     Mengembangkan minat, bakat, kreativitas, inovasi dan potensi potensi daerah atau kearifan lokal sebagai promosi atas kekayaan sumberdaya Kabupaten Kotabaru.
4.     Mengembangkan minat, bakat, kreativitas, inovasi dan potensi diri mahasiswa untuk dapat berpartisipasi nyata dalam pembangunan Kabupaten Kotabaru.
5.     Meningkatkan sumber daya manusia guna mendukung tersedianya manusia pembangunan yang berkualitas, kompetitif dan professional bagi kemajuan pembangunan Kabupaten Kotabaru.
6.     sebagai tempat untuk mengawal kebijakan pemerintah Kabupaten Kotabaru.

Motto organisasi “SEIRING SEJALAN DAN SEPERJUANGAN”

Senin, 23 Januari 2017

Polres Kotabaru Kerahkan Personil Untuk Amankan Pendemo

Kotabaru, - Kapolres Kotabaru Ajun Komisaris Besar Polisi, H Suhasto.(foto/ist/imm)
Rencana kegiatannya untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerinta
Kotabaru,  (Antaranews Kalsel) - Polres Kotabaru, Kalimantan Selatan, akan mengerahkan sekitar 200 personil untuk melakukan pengamanan demo yang akan digelar oleh sejumlah kelompok masyarakat pada Senin (23/1).

Kapolres Kotabaru Ajun Komisaris Besar Polisi, H Suhasto di Kotabaru, Sabtu, mengatakan 200 orang personil yang diturunkan khusus dari Polres Kotabaru.

"Tidak menutup kemungkinan kami juga akan meminta bantuan pasukan "samping", apabila diperlukan dari TNI Angkatan Darat dan Angkatan Laut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)," katanya.

Kapolres menjelaskan, pihak yang akan menggelar demo sudah menyampaikan rencana kegiatannya untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah yang akan diikuti sekitar 1.500 orang.

Ia berharap pendemo bisa taat terhadap aturan dalam menyampaikan aspirasi di depan umum.

Di antaranya, tertib, tidak anarkhis, dan penyemapian aspirasi harus selesai paling lambat pukul 18.00 Wita.

"Apabila hingga pukul 18.00 Wita tidak selesai pendemo tetap ingi bertahan, maka demo akan dibubarkan," tegasnya.

Sebelumnya, Bupati Kotabaru, H Sayed Jafar mempersilahkan warga demo selama hal itu sesuai aturan yang berlaku.

Hal itu disampaikan bupati usai rapat koordinasi bersama pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Kotabaru menyikapi yang berkembang di masyarakat adanya kelompok massa yang akan menggelar demo pada 23 Januari untuk menyampaikan beberapa tuntutan.

Menurut bupati, kebijakan yang dilakukan telah sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku. Namun apabila masih ada pihak lain yang menganggap belum tepat, bisa disampaikan dengan cara-cara yang arif dan bijaksana.

"Silahkan disampaikan apa yang menjadi persoalan, dan nanti akan dijelaskan secara jelas berdasarkan aturan-aturan yang berlaku," tutur bupati.

sumber : http://www.antarkalsel.com